Colostomy Bag Adalah Kantong Kolostomi

Colostomy bag adalah kantong tempat penampungan feses yang keluar dari stoma. Colostomy bag adalah alat yang penting bagi pasien yang telah menjalani operasi kolostomi. Pada pasien yang telah menjalani operasi kolostomi, kadangkala dapat timbul beberapa komplikasi kolostomi. Komplikasi tersebut diantaranya ialah penyumbatan atau obstruksi, infeksi, retraksi stoma, prolaps stoma, stenosis dan perdarahan stoma. obstruksi atau penyumbatan dapat saja terjadi jika terdapat perlengketan pada usus atau terdapat pengerasan feses sehingga sulit untuk dikeluarkan. Maka dari itu untuk menghindari terjadinya penyumbatan pasien harus melakukan irigasi kolostomi dengan teratur. Irigari kolostomi ini juga sangat penting untuk dilakukan oleh pasien dengan kolostomi permanen. Pasien dengan kolostomi permanen ini perlu di ajarkan tentang cara melakukan irigasi kolostomi agar dapat melakukan sendiri di kamar mandi.


Colostomy Bag Adalah
kantong kolostomi alcare


Infeksi dapat saja terjadi apabila terdapat kontaminasi dari feses. Adanya kontaminasi dari feses dapat menjadi penyebab utama terjadinya infeksi oleh karena luka yang terjadi di area sekitar stoma. maka dari itu pemantauan secara berkala sangat dibutuhkan serta tindakan segera seperti mengganti balutan luka serta mengganti kantong kolostomi menjadi suatu hal yang harus dilakukan secara berkala agar dapat terhindar dari infeksi.

Retraksi stoma atau pengkerutan stoma dapat terjadi sebagai akibat dari stoma yang mengkerut oleh karena pengikatan kantong kolostomi yang sangat sempit. Selain itu retraksi stoma dapat terjadi oleh karena terdapat jaringan scar yang terbentuk pada daerah stoma yang mengalami pengkerutan. Prolaps pun dapat terjadi pada stoma. Prolaps pada stoma dapat terjadi oleh karena kelemahan otot pada abdomen atau oleh karena adanya fiksasi dari struktur penyokong stoma yang kurang adekuat yang terjadi pada saat pembedahan dilakukan. Komplikasi selanjutnya yang dapat terjadi ialah stenosis. Stenosis ialah penyempitan dari lumen stoma. Selain stenosis dapat terjadi pula perdarahan stoma.

Colostomy Bag adalah Tempat Menampung Feses 

Colostomy bag adalah tempat menampung feses dari pasien yang telah menjalankan operasi kolostomi. Kolostomi ini ialah membuat suatu ostomi tepat di kolon dan dibentuk apabila usus tersumbat oleh tumor. Pada operasi kolostomi ini nantinya akan terdapat stoma. dari stoma inilah biasanya feses akan keluar sehingga harus ditampung dalam wadah yang cukup besar. Colostomy bag adalah alat yang tepat untuk menampung feses dan faltus dalam jumlah yang sedang namun tidak terlalu besar sehingga tidak membebani pengguna colostomy bag ini.

Seseorang atau pasien dapat menjalani operasi kolostomi oleh karena adanya penyulit atau gangguan pada sistem pembuangannya. Gangguan tersebut dapat berupa atresia ani, hirschprung, malformasi anorektum, dan lain-lain. Atresia ani merupakan suatu kondisi dimana pada pasien tersebut tidak terdapat lubang pada anus, rektum atau keduanya. Pada penyakit atresia ani ini yang terjadi ialah tidak adanya perforasi dari membran antara endoterm yang dapat membuat lubang anus sehingga tidak berhubungan secara langsung dengan rektum. Atresia ani termasuk ke dalam kelainan kongenital. Kelainan kongenital ini dapat terjadi pada saat di dalam kandungan tepatnya pada proses organogenesis. Perkembangan dari embrio di dalam kandungna pada bagian distal usus yaitu anus tertutup.

Indikasi selanjutnya ialah penyakit hirschprung atau juga disebut dengan megakolon aganglionik. Penyakit ini merupakan penyakit bawaan. Hal ini dapat terjadi oleh karena adanya kelainan inervasi dari usus. Bagian sistem pencernaan yang mengalami gangguan tersebut dimulai dari sfingter ani interna sampai pada proksimal sehingga membuat panjang usus yang bermacam ragam. Hirschprung ini juga dikenal dengan penyakit kongenital aganglionosis atau megakolon. Artinya sel ganglion tidak terdapat pada rektum dan tidak terdapat sebagian pada kolon.

Selanjutnya ialah malformasi anorektum. Malformasi mengandung makna adanya cacat. Cacat yang merujuk untuk dilakukan operasi kolostomi diantaranya ialah fistula rektovesika, fistula rektouretra, fistula rektovagina, atresia rektum, fistula vestibular, dan kloaka persisten.





Oleh : Bidan Rina
Sumber :

  • Buku Ilmu Keperawatan Medikal Bedah




Terima kasih untuk Like/comment FB :