Kolostomi Bag

Kolostomi bag merupakan kantong tempat penampungan sementara feses yang keluar dari stoma pada pasien yang telah menjalani operasi kolostomi. Kolostomi merupakan sebuat lubang buatan yang dibuat oleh dokter ahli bedah pada dinding abdomen pasien agar dapat mengeluarkan feses. Pembuatan lubang kolostomi ini dapat bersifat sementara atau permanen. Lubang yang dibuat pada dinding abdomen tersebut berhubungan langsung dengan sistem pencernaan khususnya kolon iliaka. Sehingga feses dapat keluar dari lubang yang dibuat pada dinding abdomen tersebut.


Kolostomi Bag
kantong kolostomi dansac


Feses yang keluar dari dinding abdomen harus ditampung dengan wadah yang bernama kolostomi bag. Kolostomi bag ini terbuat dari plastik yang tahan bocor. Terdapat beberapa jenis kolostomi bag diantaranya terdapat kantong kolostomi yang hanya digunakan untuk satu kali penggunaan, dan ada kantong kolostomi yang digunakan untuk beberapa kali penggunaan. Kantong kolostomi yang digunakan untuk beberapa kali penggunaan, dapat digunakan berulang kali hingga dalam kurun waktu satu minggu. Baru setelah satu minggu kantong kolostomi tersebut dapat diganti dengan kantong kolostomi yang baru.

Cara Mengganti Kolostomi Bag

Seperti yang telah di jelaskan diatas, bahwa kantong kolostomi dapat diganti dengan kantong kolostomi yang baru. Cara mengganti kolostomi bag ini dilakukan dengan hati-hati mengingat akan kontaminasi terhadap feses sangatlah besar. Sebelum kita membahas cara mengganti kolostomi bag, sebelumnya perlu kita ketahui terlebih dahulu tentang jenis-jenis kolostomi yang dilakukan oleh para dokter bedah terhadap pasien yang menjalani operasi kolostomi. Berikut akan diuraikan beberapa jenis-jenis kolostomi yang sering dilakukan, antara lain adalah sebagai berikut :

  • Kolostomi permanen 

Kolostomi permanen merupakan merupakan operasi pembuatan lubang pada dinding abdomen yang dilakukan oleh para dokter ahli bedah dengan mengangkat kolon sigmoid atau rektum sehingga membuat feses tidak keluar melalui anus. Hal ini dilakukan pada pasien yang mengalami keadaan seperti tidak dapat melakukan defekasi dengan normal dikarenakan terdapat keganasan dan perlengketan pada saluran pencernaannya terutama pada bagian kolon sigmoid atau rektum. Operasi kolostomi secara permanen ini menghasilkan kolostomi single barrel atau operasi kolostomi dengan satu ujung lubang.

  • Kolostomi temporer atau sementara 

Kolostomi temporer atau sementara merupakan operasi kolostomi yang dilakukan oleh dokter ahli bedah dengan tujuan agar dekompresi kolon untuk mengeluarkan feses sementara sehingga kolon dapat bekerja seperti semula. Apabila kolon dapat bekerja seperti semula maka lubang yang dibuat pada dinding abdomen tersebut akan di tutup. Pada operasi kolostomi temporer ini lubang yang di buat pada dinding abdomen berjumlah du buah atau double barrel. Lubang pertama yaitu lubang yang muncul pada bagian permukaan dari abdomen dan berwarna kemeraha disebut dengan stoma. stoma ini tampak membesar dalam kurn waktu satu minggu setelah operasi.

Pasien yang menjalani operasi kolostomi biasanya disertai dengan tindakan lapatotomi. Luka dari tindakan laparotomi ini beresiko besar terhadap terjadinya infeksi karena letaknya berdekatan dengan lubang stoma yang memungkinkan feses keluar dari lubang stoma tersebut. Feses yang keluar dapat beresiko untuk mengkontaminasi luka dari laproomi. Untuk itu, perawat perlu melakukan pemantauan kondisi luka dan melakukan perawatan luka serta mengganti balutan jika diperlukan. Selain itu sangat penting oleh perawat mengganti kantong kolostomi yang sudah dipakai atau penuh oleh feses, kantong kolostomi bocor, atau feses cair dan mengotori abdomen. Cara mengganti kantong kolostomi sebenarnya cukup mudah. Cukup dengan melepaskan kantong kolostomi yang merekat pada stoma, lalu menggantinya dengan kantong kolostomi yang baru. Kantong kolostomi yang sudah dipakai dipisahkan terlebih dahulu dari feses, kemudian kantong tersebut dibuang pada tempat yang seharusnya.





Oleh : Bidan Rina
Sumber :

  • Buku Ilmu Keperawatan Medikal Bedah




Terima kasih untuk Like/comment FB :