Ukuran Kantong Kolostomi

Ukuran kantong kolostomi bervariasi. Ukuran kantong kolostomi ini biasanya diukur dari diamater yang dimiliki oleh kantong kolostomi tersebut. Ada ukuran diameter dari kantong kolostomi yang besar dan adapula ukuran diameter dari kantong kolostomi yang kecil. Pada umumnya ukuran kantong kolostomi dengan diameter yang kecil digunakan untuk pasien anak-anak yang telah menjalani operasi kolostomi. Sedangkan ukuran kantong kolostomi yang besar ditujukan untuk orang dewasa. Namun sebenarnya ukuran kantong kolostomi ini dapat di sesuaikan dengan ukuran lubang stoma yang dimiliki oleh pasien.


Ukuran Kantong Kolostomi
kantong kolostomi dansac


Kantong kolostomi umumnya digunakan oleh pasien yang telah menjalankan operasi kolostomi oleh karena kantong tersebut dapat menampung feses yang keluar dari stoma. Stoma merupakan lubang kolostomi yang muncul pada permukaan dinding abdomen. Stoma ini perlu di rawat dengan baik agar tidak menimbulkan komplikasi kolostomi.

Berbagai Macam Ukuran Kantong Kolostomi 

Ukuran kantong kolostomi pada umumnya berkisar antara 20 sampai dengan 65 mm. Untuk ukuran kantong kolostomi anak-anak, diameter yang dimiliki dari kantong kolostomi untuk anak-anak ialah 15 sampai dengan 60 mm. Sedangkan ukuran kantong kolostomi untuk orang dewasa berdiameter 20 sampai dengan 64 mm. Ukuran kantong kolostomi ini harus kita ketahui agar dapat menyesuaikan dengan ukuran lubang stoma pasien.

Pada saat akan memasang akntong kolostomi, sebelumnya kita persiapkan terlebih dahulu peralatan yang akan digunakan. Alat yang perlu di siapkan dalam melakukan pemasangan kantong kolostomi diantaranya ialah kantong stoma sesuai dengan permintaan pasien, stoma guide, bengkok, spidol, klip, gunting yang bengkok, bengkok, pasta untuk stoma, kantong plastik hitam, sarung tangan, assa kecil secukupnya, kapas secukupnya, lidi kapas, cairan fisiologis (NaCl / Aqua Bides), bethadin secukupnya (bila perlu), powder (bila perlu), perlak gulung yang kecil, tissue secukupnya / handuk kecil, sepasang pinset anatomis dan chirurgis, gunting jahitan (bila perlu).

Setelah alat yang akan digunakan dalam memasang kantong kolostomi disiapkan, selanjutnya ialah melakukan pemasangan kantong kolostomi melewati prosedur yang pertama sampai dengan terakhir. Prosedur tersebut yaitu memberikan salam atau menyapa pasien dan keluarga, memberikan penjelasan pada pasien dan keluarga mengenai tindakan yang akan dilakukan, melakukan informed concern, mencuci tangan, mendekatkan semua peralatan yang akan digunakan, mendekatkan semua peralatan yang dibutuhkan, menjaga privasi pasien, memperhatikan penerangan kamar pasien sepanjang prosedur dilaksanakan, mengatur posisi pasien, memasang perlak gulung di bawah lokasi stoma, meletakan bengkok di atas perlak, memasang plastik hitam di atas bengkok dalam kondisi terbuka, menyiapkan kapas /kassa lembab yang telah dicampur dengan cairan fisiologis menggunakan sepasang pinset, membuka klip di atas plastik hitam dengan hati-hati (jangan dibuang dan cuci kembali, membuka kantong stoma, dan langsung dimasukkan ke dalam plastik hitam, mengangkat base plate dengan perlahan-lahan menggunakan remouval wipe /cairan fisiologis (dimulai dari bagian yang jauh dari jahitan luka terlebih dahulu), apabila sudah terangkat semua, masukkan ke dalam plastik hitam, memakai sarung tangan, membersihkan stoma, dan kulit sekitar stoma menggunakan kapas / kassa + cairan fisiologis sampai dengan diameter 10 – 15 cm, membersihkan jahitan disekeliling stoma menggunakan lidi kapas yang diberi bethadin 2-3 x, dan setelah 10 menit dibersihkan kembali dengan cairan fisiologis, kulit sekitar stoma dibersihkan dengan kassa kering ( pada pasca operasi hari ke 7, jika kondisi luka jahitan tidak ada masalah, maka dapat dibersihkan menggunakan tissue / handuk), pasang kantong kolostomi dengan cara merekatkan diatas stoma dengan perekat yang sudah ada pada kantong kolostomi.






Oleh : Bidan Rina

Sumber :

  • Buku Ilmu Keperawatan Medikal Bedah




Terima kasih untuk Like/comment FB :